Jangan Manjakan Anak!

manjaSalah satu hal yang paling tidak menyenangkan yang mungkin dihadapi seseorang adalah anak-anak yang manja yang selalu merasa bahwa mereka berhak untuk meminta apapun yang mereka inginkan kapanpun mereka menginginkannya.

Jika tugas kita sebagai orangtua adalah untuk mengasuh dan membesarkan anak-anak kita sehingga menjadi manusia yang berperilaku baik dan bertanggung jawab serta bisa memberikan kontribusi positif pada masyarakat sesuai dengan potensi yang mereka punya, maka salah satu tugas penting yang harus kita lakukan adalah memastikan anak-anak kita tidak menjadi manja. Memanjakan anak sama halnya kita memasukkan mereka dalam jurang, karena mereka akan sulit untuk memahami realitas kehidupan yang sebenarnya, terutama yang ada di luar diri mereka.

Orangtua yang menginginkan anak-anaknya menjadi sosok yang sabar, memiliki kontrol diri, dan menyenangkan bagi lingkungan sekitarnya bisa mengunakan langkah-langkah sederhana untuk mewujudkan keinginan tersebut. Berikut ini adalah beberapa langkah pengasuhan yang bisa ditempuh tanpa memanjakan anak-anak kita.

  1. Pastikan Mereka Mengerjakan Tugas

Memberikan tugas anak sesuai dengan jenjang usianya bukan hanya bisa meringankan beban tugas rumah anda namun juga membantu mereka mengembangkan rasa tanggung jawab dan menghargai diri sendiri. Pasti, awalnya akan terasa sulit dan memakan banyak waktu meski hanya untuk mengajarkan pekerjaan-pekerjaan yang sederhana, seperti cara menyapu yang benar (pasti jauh lebih mudah jika anda melakukannya sendiri). Namun, mengajarkan semua itu bisa menjadi pondasi penting bagi masa depan mereka.

  1. Ajari Mereka untuk Berterima Kasih

Anak-anak kita harus tahu bagaimana cara berterima kasih tanpa harus dipaksa meski hanya untuk hal-hal yang sederhana seperti makan malam yang kita persiapkan atau untuk hal yang istimewa seperti hadiah ulangtahun yang kita berikan.

Kita bisa menjadi contoh bagi mereka dengan misalnya menunjukkan bagaimana kita berterima kasih pada orang-orang di sekitar kita, seperti misalnya, pada pelayan rumah makan, teller bank, atau sebagainya. Kita juga  bisa mengajak anak-anak kita untuk duduk bersama dan menulis surat ucapan terima kasih (atau kita bisa meminta anak anda menulisnya sendiri jika sudah cukup umur) dan mengirimkannya pada orang-orang yang telah memberinya hadiah atau membantunya.

  1. Latih Anak-Anak untuk Berdisiplin

Salah satu yang bisa kita lakukan sebagai orangtua dalam mengasuh anak kita adalah mengajarkan mereka untuk mengatur diri mereka sendiri. Menetapkan batasan dan harapan yang ketat sejak dini bisa memberikan pengaruh besar pada perilaku anak saat mereka tumbuh dewasa.

Anak-anak yang sejak dini telah diajari bagaimana menjalani kehidupan mereka sendiri secara baik, menjadi manusia yang sabar dan memiliki kontrol diri tampaknya akan lebih mudah untuk bergaul dan bersosialisasi dalam lingkungan sosial mereka. Mendisiplinkan anak bisa menjadi salah satu cara penting bagi orangtua untuk menghindari praktek-praktek memanjakan anak.

  1. Ajari Mereka untuk Bermurah Hati

Seorang anak yang memahami pentingnya teman, keluarga, atau lingkungan sekitar dan mengembangkan perasaan ingin membantu mereka yang membutuhkan adalah figur anak yang tidak manja.

Dorong anak-anak kita untuk memikirkan segala sesuatu diluar diri mereka dengan misalnya bekerja bersama-sama menbersihkan kebun, membantu kelurga yang kekurangan, atau bisa juga tetangga yang sudah lanjut usia. Perilaku-perilaku sederhana seperi ini bisa menjadi ajang bagi anak-anak kita untuk memahami bahwa masih ada orang-orang yang kurang beruntung diluar sana dan mereka bisa membuat perubahan dalam kehidupan orang-orang tersebut dengan memberikan bantuan.

  1. Jangan Memberikan Pujian Secara Tidak Tepat

Masih banyak silang pendapat tentang perlukah kita memberi hadiah pada anak-anak yang mengikuti perlombaan, dan mengatakan mereka anak-anak yang berbakat dan luar biasa. Meski pemberian pujian yang mungkin tidak memberikan jaminan apapun memiliki tujuan yang baik, yaitu agar anak-anak tidak menilai buruk diri mereka dan bisa menghargai diri, namun dalam realitanya tidak semua orang bisa menjadi pemenang dan memiliki bakat yang sama dalam semua bidang.

Sangat penting untuk mengajari anak-anak untuk berani terus mencoba apa yang mereka inginkan, meski harus mengalami kegagalan. Meski begitu, ada cara dimana kita bisa mendorong anak-anak kita tanpa memberikan pujian saat pujian tersebut tidak memiliki alasan. Saat anak kita mengalami kegagalan, kita bisa mengingatkan bahwa hal tersebut seringkali menjadi yang penting untuk menjadikan semuanya lebih baik suatu hari nanti. Jika anak kita tidak memiliki bakat pada satu hal tertentu, ingatkan bahwa masih ada banyak hal yang bisa mereka lakukan dan ajak mereka untuk berfikir bagaimana orang lain, seperti teman atau keluarga, bisa mengerjakan hal yang berbeda dengan baik. Perbedaan-perbedaaan inilah yang menjadikan kita unik dan menarik.

  1. Pastikan Mereka Menjaga Perilaku

Perilaku yang baik lebih dari sekedar mengucapkan terima kasih. Mengatakan “permisi”, berbicara secara santun pada orang lain, menunjukkan sikap sportif dalam permainan, makan dengan cara yang baik, menyapa orang dengan tepat, atau perilaku-perilaku baik lainnya adalah hal yang paling dasar untuk menjaga agar anak kita tidak menjadi manja.

  1. Ajari mereka untuk menghargai uang

Mengajarkan tentang uang pada anak-anak kita menjadi salah satu cara yang penting untuk memastikan bahwa kita tidak memanjakan anak-anak. Saat anak-anak kita tahu harga suatu barang, bagaimana keuangan keluarga diatur, dan bagaimana mengatur keuangan mereka sendiri, mereka tidak akan mudah merengek untuk meminta barang-barang yang mereka inginkan di toko.

Diadaptasi dari sini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s