Marina UV White Extra SPF 15, Rahasia Kulit Cantik Di Bawah Terik Matahari

marinaApakah anda seorang caddy golf? Atlet? Polisi? Petani? atau memiliki profesi lain yang mengharuskan anda untuk berlama-lama berada di luar ruangan dan menjadikan kulit anda terpapar sinar matahari? Awas, anda harus berhati-hati. Intensitas terpapar sinar matahari yang tinggi bisa menimbulkan dampak yang kurang baik pada kulit kita, seperti penuaan dini, kulit keriput, atau kulit mengelap. Bahkan, bukan hanya itu. Dampak yang barangkali kurang disadari adalah potensi terserang kanker kulit. Lalu bagaimana mengatasinya?

Mari Sedikit Mengenal Kulit Kita

Kulit adalah bagian terluar dari tubuh kita yang menutup hampir keseluruhan tubuh. Sebagai bagian terluar dan yang paling terlihat, kesehatan dan kecantikan kulit selalu menjadi nomor satu. Tak jarang orang rela menghabiskan banyak duit untuk perawatan bagian tubuh yang satu ini.

Kulit adalah organ terbesar manusia. Kulit pada orang dewasa rata-rata memiliki luas permukaan antara 1,5 – 2 meter persegi dengan ketebalan 2 -3 mm. Bagi semua mahkluk hidup, sebagaimana juga manusia, kulit memiliki beberapa fungsi utama, yaitu, (1) sebagai pelindung tubuh dari faktor-faktor luar, (2) alat ekskresi, (3) indera peraba, (4) pengendali suhu tubuh, (4) penyimpan cadangan makanan, dan (6) mengurangi hilangnya air.

Dilihat dari strukturnya, kulit terdiri dari dua lapis, lapisan yang paling luar disebut epidermis, tersusun dari sel epitel pipih berlapis (skuamus kompleks), dan lapisan di bawahnya disebut dermis yang tersusun  dari jaringan ikat tidak beraturan. Kedua lapisan tersebut berlekatan dengan erat. Tepat di bawah dermis terdapat lapisan hipodermis atau fasia superfisial yang utamanya tersusun dari jaringan adiposa yang bukan bagian dari kulit.

Lapisan Epidermis

Epidermis tersusun dari sel epitel pipih berlapis (skuamus kompleks), mengandung sel-sel pigmen yang memberi warna pada kulit dan berfungsi melindungi kulit dari kerusakan sinar matahari. Lapisan epidermis terdiri atas;

1). Stratum corneum (lapisan tanduk) disebut juga kuli ari. Lapisan ini tersusun dari sel- sel pipih berkeratin yang merupakan sel-sel mati. Lapisan ini secara terus-menerus mengalami gesekan dan mengelupas, namun secara terus menerus pula selalu diganti oleh sel-sel yang lebih dalam.

2). Stratum lucidum. Lapisan ini terdiri sel-sel jernih dan terdiri atas beberapa lapis. Stratum lucidum ini tampak lebih terang sebagai akibat dari akumulasi molekul keratin.

3). Stratum gronulosum. Merupakan daerah dimana sel-sel mulai mati karena terakumulasinya molekul bakal keratin yang memisahkan sel-sel ini dari daerah dermal. Stranum gronulosum terdiri atas 2-3 lapis sel yang bentuknya pipih yang diduga merupakan peralihan antara stratum germinativum dan sel-sel stratum corneum pada permukaan kulit.

4). Stratum germinativum. Lapisan ini tersusun dari sel-sel epidermal yang menerima nutrisi cukup dari dermis. Sel-sel tersebut secara konstan mengalami pembelahan dan menghasilkan berjuta-juta sel baru setiap hari. Stratum germinavitum memiliki dua lapisan (1) Stratum spinosum yang sel-selnya nampak berduri, karena adanya fibril-fibril halus yang menyambung satu dengan yang lainnya, dan (2) Stratum basalis, merupakan bagian yang paling bawah dari stratum germinativum. Sel-selnya terus menerus membelah untuk membuat sel-sel baru.

Lapisan Dermis

Lapisan ini tersusun dari jaringan ikat, terdiri dari dua daerah utama, yaitu daerah papilar dan daerah retikular dan seperti halnya epidermis, ketebalannya tidak merata. Dermis terdiri dari dua lapis jaringan:

1). lapisan papillaris. Merupakan lapisan dermal yang paling atas, terletak pada bagian atas, sangat tidak rata, dengan permukaan berlekuk-lekuk yang terdiri dari papil-papil kecil berbentuk kerucut yang menjorok ke arah epidermis. Jaringan kapiler yang banyak pada lapisan papilar menyediakan nutrien untuk lapisan epidermal dan memungkinkan panas merambat ke permukaan kulit.

2). Lapisan retikularis. Merupakan lapisan kulit paling dalam terdiri atas jaringan fibrosa dan beberapa serabut elastis serta mengandung banyak arteri, vena, reseptor tekanan, kelenjar keringat dan kelenjar sebaseus. Baik lapisan papilar maupun retikular mengandung banyak serabut kolagen dan serabut elastis. Adanya serabut elastis tersebut menyebabkan kulit orang muda lebih elastis, sedangkan kulit orang tua menjadi keriput karena serabut elastis dan lapisan lemak subkutan menjadi sangat berkurang.

Lapisan Hipodermis

Pada dasarnya, lapisan ini bukan merupakan bagian dari kulit. Lapisan ini terdiri atas jaringan penyambung yang menghubungkan kulit secara longgar dengan organ-organ yang berdekatan, sehingga memungkinkan kulit bergeser terhadap organ – organ tersebut. Pada hipodermis terhadap sel-sel lemak, jumlah dan ukurannya berbeda menurut daerah tubuh dan keadaan nutrisi individu.

Faktor Penyebab Rusaknya Kulit

Sebagai organ tubuh yang langsung bertemu dengan lingkungan dan organ tubuh terbesar, kulit rentan mengalami kerusakan. Beberapa faktor yang bisa menyebabkan kerusakan kulit adalah;

(1)   Mengkonsumsi alkohol dan rokok

Konsumsi alkohol memang tidak langsung menimbulkan efek pada kulit. Namun, dalam jangka panjang, alkohol akan menyerap kelembaban kulit sehingga bisa memicu kulit kering, kemerahan, dan penuaan dini. Senada dengan konsumsi alkohol, konsumsi rokok juga bisa memicu kerusakan kulit. Rokok yang mengandung sifat phototoxic akan semakin beracun ketika tersengat sinar ultraviolet (UV) sehingga bisa lebih berbahaya dari UVA ataupun UVB. Efek yang paling kentara dari konsumsi rokok adalah kulit akan menjadi keriput dan kusam serta terhambatnya proses healing karena terganggunya suplai darah.

(2)   Kurang tidur

Pernahkah anda melihat seorang teman ataupun teman seperjalanan di angkuta umum, misalnya, yang memiliki lingkaran hitam dibawah mata? Lingkaran ini tidak terjadi begitu saja melainkan karena kurangnya tidur malam si empunya. Selain itu, kurang tidur akan memicu munculnya wajah kusam dan lesu. Lalu, berapa lama seharusnya kita tidur malam? Banyak ahli yang merekomendarikan tidur cukup dalam kisaran 7 – 9 jam. Tidur cukup ini sangat penting bagi kulit karena pada masa inilah proses peremajaan kulit terjadi secara alami.

(3)   Stress

Siapa yang menyangka bahwa stress memiliki keterkaitan dengan kesehatan kulit kita? hampir tak banyak orang menyadarinya. Namun, disadari atau tidak begitulah faktanya. Dampak stress pada diri kita setidaknya bisa memicu munculnya jerawat, psoriasis (sejenis penyakit dimana kulit mengalami pergantian terlalu cepat), gatal-gatal dan bintik merah, serta rentan terseran iritasi dan infeksi. Hmmmm!

(4)   Perubahan diet secara drastis

Diet, yang saat ini mulai banyak digandrugi, ternyata juga bisa membawa efek negatif pada kulit, terutama saat terjadi perubahan yang pola makan drastis. Asupan gizi yang berkurang turut pula mengurangi asam lemak yang bisa membuat kulit menjadi kering dan tak segar. Sementara itu, mereka yang mengalami gangguan makan, seperti anoreksia atau bulimia, akan kekurangan protein dan vitamin yang menyebabkan kulit sangat kering hingga terkelupas.

(5)   Paparan sinar matahari

Inilah bahaya yang paling nyata yang setiap hari mengintai kulit kita, sinar matahri. Sinar matahari memantarkan UVA dan UVB, yang tidaklah begitu ramah bagi kulit kita. Terpapar sinar matahari secara langsung dalam jangka waktu yang cukup lama bisa mempercepat proses penuaan dini pada kulit, di samping juga dapat menyebabkan timbulnya flek-flek cokelat pada kulit. Bahkan yang lebih fatal lagi, dapat menyebabkan kanker kulit.

Lalu, bagaimana sinar matahari begitu berbahaya bagi kita dan bagaimana cara mengatasinya? Berikut paparannya.

Sinar Matahari dan Bahayanya Bagi Kulit

Bisakah kita bisa membayangkan dunia tanpa sinar matahari? Satu hari saja? Pasti kehidupan tidak akan bisa berlangsung. Bukti paling mudah adalah saat musim penghujan dan seharian penuh matahari hanya memberikan sinar redupnya. Langit mendung dan kita pun kelimpungan.

Sinar matahari memang sangatlah penting. Kehidupan lama kelamaan akan punah tanpa adanya sinar matahari. Bukan cuma kita manusia makhluk di dunia ini yang membutuhkan sinar matahari. Tumbuhan, binatang atau semua makhluk dunia pasti membutuhkannya.

Namun, dibalik manfaatnya yang luar biasa, sinar matahari juga bisa membawa dampak negatif bagi kulit kita, terutama saat kulit kita terpapar terlalu lama (overexposure). Bagaimana sinar matahari bisa memberikan dampak negatif dan apa saja kerusakan kulit yang ditimbulkan olehnya?

Radiasi Ultraviolet (UV)

Radiasi UV adalah bagian dari spektrum elektromagnetik matahari yang mencapai bumi. Radiasi ini memiliki panjang gelombang lebih pendek daripada cahaya yang tampak, sehingga tidak terlihat oleh mata telanjang. Panjang gelombang radiasi ini diklasifikasikan menjadi tiga; UVA, UVB, dan UVC. Diantara ketiganya, UVA memiliki gelombang terpanjang, yaitu antara 400-320 nanometer (nm). Sementara itu, UVB berkisar antara 320-290 nm, dan UVC, dengan kisaran antara 290-100 nm, diserap oleh lapisan ozon dan tidak mencapai bumi. Pada dasarnya, UV sangat dibutuhkan oleh kulit kita, terutama untuk merangsang pertumbuhan vitamin D, yang berguna sebagai metabolisme kalsium. Namun, jika melebihi batas, UV akan sangat berbahaya. Dari ketiganya, yang berpotensi menimbulkan bahaya bagi kulit kita adalah UVA dan UVB, karena keduanyalah yang mencapai bumi dan mengenai kulit kita.

Ultraviolet A (UVA)

UVA adalah sinar UV yang paling banyak menimbulkan radiasi. Sinar UVA meliputi 95 persen radiasi yang mencapai permukaan bumi dan 30 – 50 kali lebih umum dari sinar UVB meski dengan intensitas yang kurang.

Radiasi UVA mampu menembus kulit lebih dalam dari UVB yaitu sampai pada lapisan dermis dan dapat merusak elastin dan kolagen yang berada di dalamnya. Akibat dari radiasi UVA ini adalah kulit menjadi kehilangan elastisitas dan berkerut. Oleh karenanya, radiasi ini dianggap sebagai penyumbang utama kerusakan kulit baik dalam bentuk kerutan, penuaan dini, dan terutama kulit gelap. Apalagi, radiasi UVA mampu menembus kaca sehingga baik diluar ataupun didalam, potensi bahaya tetap mengintai kulit kita.

Meski awalnya dipercaya tidak menimbulkan dampak signifikan seperti kanker kulit, akhir-akhir ini banyak ilmuwan yang percaya bahwa radiasi UVA merusak sel-sel kulit kerotinosit dalam sel basal pada lapisan epidermis, dimana kanker kulit biasa terjadi. Dengan bagitu, banyak ahli yang mulai percaya bahwa radiasi UVA memiliki kontribusi pada berkembangnya kanker kulit.

Ultraviolet B (UVB)

Panjang gelombang UVB memang tidak sepanjang UVA. Namun, UVB memiliki energi yang lebih besar sehingga menimbulkan kerusakan kulit yang lebih cepat karena langsung menyerang DNA sel kulit. Radiasi ini merusak lapisan paling luar kulit, yaitu lapisan epidermis, sehingga dampaknya langsung terlihat. Radiasi UVB dipercaya sebagai penyebab utama kulit kemerahan dan terbakar. Selain itu, radiasi UVB yang terus menerus juga menjadi pemicu utama kanker kulit.

Sinar ini memiliki intensitas tertinggi antara jam 11.00-14.00, saat sinar matahari sedang panas-panasnya menguyur bumi, namun hal ini tidak berarti bahwa saat mendung kulit kita menjadi aman. Pada dasarnya, sebagian sinar UVB terhalang oleh lapisan ozon di atmosfer, namun karena beberapa tahun terakhir ini lapisan ozon diperkirakan mulai menipis bahkan berlubang, potensi bahaya yang disebabkan oleh radiasi ini semakin meningkat.

Dokumen Pribadi

Dokumen Pribadi

Apakah Semua Radiasi UV Berbahaya Bagi Kulit Kita?

Tingkat bahaya radiasi UV tergantung pada indeksnya. Ahli dermatologi membagi indeks UV kedalam 5 tingkatan. Tingkat pertama, 0 – 2, dimana tingkat radiasinya rendah. Tingkat indeks ini memang tidaklah berbahaya bagi kulit kita. Meski begitu, kita tetap perlu waspada dengan melakukan tindak pencegahan. Kedua, 3 – 5, yaitu tingkat radiasi sedang. Pada tingkat ini kita perlu sedikit lebih waspada, terutama saat kulit kita kemungkinan terpapar lebih dari 30 menit. Ketiga, 6 -7. Tingkat ini sudah dianggap sebagai tingkat radiasi level tinggi. Pada  tingkat ini, kewaspadaan kita dan langkah-langkah proteksi pada potensi UV harus semakin ditingkatkan. Keempat, 8 – 10, yaitu tingkat yang sangat tinggi. Pada tingkat ini potensi kulit terbakar menjadi semakin terbuka terutama saat kulit kita tidak terproteksi sama sekali. Dan kelima atau tingkat yang ekstrim adalah 11+. Pada tingkat ini, kulit yang terpapar secara langsung oleh UV akan bisa terbakar dalam sekejap.

marina-uvindonesia

Sumber: http://www.uvawareness.com/uv-index/uv-index.php?location=Indonesia diambil dan diadaptasi pada Selasa 21 Mei 2013. Indeks ini bisa berubah sesuai dengan perubahan iklim dan cuaca

Lalu, apa yang harus kita lakukan untuk memproteksi kulit kita dari kerusakan akibat radiasi UV?

Ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk memproteksi kulit kita. Yang paling mudah adalah memakai pakaian yang bisa menutup keseluruhan kulit kita, seperti jaket panjang, kaos tangan, atau lain sebagainya. Selain itu, kita juga bisa memakai kaca mata, mencari tempat teduh saat sinar matahari sedang panas-panasnya, atau menghindari kontak dengan sinar matahari pada jam-jam tertentu seperti antara jam 11.00 – 14.00 dimana radiasi UV sedang tinggi-tingginya bahkan sampai mencapai tingkat ekstrim. Namun, semua itu belumlah cukup untuk memastikan kulit kita aman. Ahli dermatologi menyarankan kita untuk mengoleskan lotion tabir surya yang mengadung SPF (Sun Protection Factor) tingkat tertentu, yang setidaknya dimulai dari SPF 15. Berikut adalah tabel indeks radiasi UV dan langkah-langkah mengantisipasinya.

Bagaimana Memilih Lotion Tabir Surya yang Baik?

Tabir surya adakah produk yang berfungsi untuk melindungi radiasi UV yang sampai pada kulit kita. Oleh karenanya, tabir surya yang baik harus mengandung SPF, setidaknya SPF 15, tergantung pada potensi terpaparnya kulit kita dibawah sinar matahari, atau bisa juga iklim di negara kita. SPF adalah tingkat proteksi pencegahan radiasi UV yang mencapai bumi. Contohnya, jika tubuh kita terbakar sinar matahari dalam 15 menit, dengan memakai tabir surya SPF 15, maka kulit kita akan terlindungi 15 kali lebih lama, atau sekitar 225 menit (kurang lebih 4 jam). Sudah cukupkah hanya dengan lotion yang mengandung SPF? Belum. Karena SPF hanya bisa melindungi kulit dari UVB. Artinya, potensi radiasi UVA masih menghantui kita, bukan? Untuk yang radiasi yang satu ini, kita memerlukan lotion mengandung PA (protection grade of UVA). Ada beragama PA, mulai dari PA+, PA++, sampai dengan PA+++, yang masing-masingnya tergantung pada ketahanannya dalam melindungi radiasi UVA. Sudah cukupkah? Pasti juga belum. Selain mencari lotion yang bisa melindungi kulit dari radiasi UVA dan UVB, kita juga butuh lotion yang bisa mencerahkan kulit kita, bukan? Lalu dimana kita menemukan perlindungan selengkap dan komplet ini? Tenang sahabat cantik, tak perlu risau dan bingung. Marina UV White Extra SPF 15 akan menjamin kecantikan kulit kita meski dalam terik sinar matahari.

Tentang Marina

Marina telah menjadi produk kecantikan sejak tahun 1981. Diproduksi oleh PT Barclay Products dibawah naungan PT. Tempo Scan Pacific, Marina telah mengisi pasar kosmetik kita dengan berbagai produk seperti hand body lotion, Marina face powder (bedak), ataupun Marina Fragrance (minyak wangi).

Baru-baru ini, pada 7 Maret 2013, sebagai usaha untuk melakukan metamorphosis produk, PT Barclay Products kembali meluncurkan produk barunya Marina UV White Extra SPF 15. Dengan berbagai macam kompisisi didalamnya, produk ini diharapkan dapat membuat kulit menjadi lebih cerah dengan perlindungan extra dari sinar matahari melalui SPF 15-nya. Selain itu, untuk kebutuhan perlindungan dari UVA, produk Marina ini dibekali dengan PA+ sehingga menjadikan keamanan kulit lebih terjamin.

Terus, apa keunggulan Marina UV White Extra SPF 15 ini? Yuk sahabat cantik, kita melakukan reviewnya.

Marina UV White Extra SPF 15, Perlindungan Optimal Setiap Hari dari Radiasi UV

Sebagaiman yang tertera pada kemasannya, produk Marina kali ini ditujukan untuk melindungi kulit dari radiasi UV, baik itu UVA maupun UVB. Namun, bukan itu saja, Marina UV White Extra SPF 15 ini juga mengadung Yogurt dan Vitamin B3 dan E yang sangat bermanfaat bagi kelembaban kulit, serta menjaga rona kulit tetap cerah.

Marina

Dokumen Pribadi

Kandungan Marina UV White Extra SPF 15

Kandungan PA+, Mengamankan Radiasi UVA

PA merupakan kepanjangan dari (protection grade of UVA), dengan berbagai macam tingkat, PA+, PA++, dan PA+++. Tingkat PA ini tergantung pada jangka waktu untuk melindungi kulit dari UVA. Artinya, saat kita membeli produk tabir surya, kita harus bisa memastikan bahwa produk kita haruslah mengandung PA.

Karena itulah, Marina UV White Extra SPF 15 ini layak untuk kita jadikan sebagai produk pilihan kita. PA+ yang menjadi kandungan produk ini akan membuat kulit kita aman dari radiasi UVA selama 2 – 4 jam. Kok hanya PA+, dan bukan PA++, atau PA+++? Tenang sahabat cantik. Sebagaimana telah saya tuliskan diatas, perbedaan dari ketiganya hanya terletak pada jangka waktu untuk melindungi kulit yang terpapar sinar matahari, bukan pada kualitasnya. Artinya, meski hanya berbekal PA+, kemampuannya akan tetap sama dengan PA++, atau PA+++, hanya kita butuh lebih intens untuk mengoleskan  Marina UV White Extra SPF 15 ini ke tubuh kita supaya lebih aman.

Kandungan PA+ ini akan menjamin kulit kita terhindar dari keriput, sebagai akibat dari hilangnya elastisitas sebagai dampak radiasi UVA. Jika kita mengoleskan Marina UV White Extra SPF 15 secara rutin dan teratur, sebelum keluar dan saat diluar, kecerahan dan kesehatan kulit kita menjadi lebih terjamin. Kita harus ingat bahwa radiasi UVA memiliki potensi untuk mengembangkan kanker kulit yang berbahaya itu.

SPF 15, Aman Di bawah Radiasi UVB

UVA sudah ditangkal, lalu bagaimana dengan UVB sebagai penyebab kanker kulit? Tenang. Marina UV White Extra SPF 15 dibekali dengan SPF 15, yang berguna untuk memproteksi kulit dari radiasi UVB. Kandungan SPF 15 pada Marina UV White Extra SPF 15 ini akan melindungi kulit dari 94% sinar UVB. Atau, kulit kita akan tetap aman selama 3 – 4 jam di bawah guyuran sinar matahari, tergantung dari ketahanan dan tipe kulit kita, serta keteraturan kita dalam memakainya. Semakin kita teratur, potensi kerusakan kulit sebagai dampak dari radiasi UVB akan semakin kecil. Apakah kita tidak memerlukan SPF yang lebih tinggi lagi? Bukankah masih ada SPF 30 atau yang lebih tinggi?

Tidak, sahabat. SPF 15 Marina UV White Extra SPF 15 memang optimal melindungi kulit kita dari radiasi UV dalam 94%, namun produk dengan SPF 30 pun tak jauh berbeda, hanya 97%, dimana hanya terpaut 3% saja. Artinya, kualitas perlindungan SPF 15 dengan yang lebih tinggi tidaklah begitu terlampau jauh. Hal yang terpenting adalah kita rutin mengusapkan  Marina UV White Extra SPF 15 pada kulit kita setiap akan atau telah ada diluar. Selain itu, kita hidup di daerah tropis. Umumnya orang-orang daerah tropis memiliki melanin yang banyak dan kuat sehingga cukup dengan SPF 15 kulit kita sudah terlindungi dari radiasi UVB yang bisa memicu keriput, penuaan dini, ataupun kanker kulit. Malah, dengan SPF yang tinggi, kulit kita bisa menjadi lebih coklat. Sebagaimana yang dikatakan cosmetodermatologist tropical, Dr Retno Iswari Tranggono, SpKK.

“SPF membuat pencoklatan kulit yang lebih cepat, membuat pigmen kulit lebih besar. SPF dirancang untuk orang luar negeri karena mereka kekurangan pigmen. Negara tropis kaya sinar ultraviolet (UV). Disadari atau tidiak, UV menembus kulit yang menimbulkan radikal bebas. Radikal bebas inilah yang kemudian masuk ke seluruh sistem tubuh. Jadi, yang dibutuhkan perempuan Indonesia adalah produk kosmetik yang mengandung pelindung kulit dari UV, bukan level SPF yang semakin tinggi.” sumber

Artinya, sekali lagi bukan berapa tinggi SPF yang ada dalam lotion kita yang terpenting, melainkan kerutinan kita dalam menggunakannya dalam melindungi kulit dan tubuh kita.

Dokumen pribadi

Dokumen pribadi

Yogurt dan Vitamin B3 & E, Biowhitening Complex Pencerah Kulit

Radiasi UVA dan UVB telah kita atasi. Saatnya kita beralih ke kandungan yang bisa mencerahkan kulit kita. Kandungan ini sangatlah penting karena paparan sinar matahari memiliki potensi untuk mengelapkan kulit. Disinilah fungsi dari kandungan Yogurt dan vitamin B3 dan E yang ada pada Marina UV White Extra SPF 15.

Lalu apa sajakah manfaat dari Yogurt untuk kulit kita:

(1). Melembabkan dan mencerahkan kulit. Kandungan asam laktat pada yogurt bisa membuat kulit menjadi lebih lembab dan mengurangi potensi kulit kusam dan kering; (2) Menghilangkan noda, bercak-bercak hitam dan mengurangi perubahan warna kulit (skin discoloration). Yogurt kaya akan kandungan zinc yang bisa membersihkan noda. Selain itu, yogurt juga memiliki kandungan pemutih ringan yang bisa mengurangi perubahan warna kulit dari waktu ke waktu; (3) Anti penuaan. Kandungan asam laktat pada yogurt juga penting untuk mencegah penuaan dini serta kerutan pada kulit. Kandungan ini akan membantu kulit kita tetap sehat dan tampak awet muda; dan (4) Mengobati kulit terbakar. Kandungan zinc pada yogurt juga bermanfaat untuk mengobati kulit anda yang terbakar sinar matahari. Yogurt akan membuat kulit kita lebih dingin dan menghilangkan gatal yang disebabkan oleh terbakarnya kulit.

Vitamin B3 manfaatnya juga tak kalah hebat untuk kulit. Karena memiliki sifat anti-inflamasi, vitamin B3 bisa membantu menjaga pori-pori kulit terbuka dan melindungi kulit dari kerusakan yang disebabkan oleh UV. Selain itu, vitamin ini juga telah terbukti mengurangi kehilangan air di kulit dan mempertahankan kadar asam lemak sehingga tetap membuat kulit tampak muda, dan lebih kencang. Pada konsentrasi tinggi (antara 3-4%), vitamin B3 menjadi peredam jerawat yang sangat efektif. Vitamin B3 juga merupakan pencerah kulit yang sangat baik yang bekerja dengan mengganggu transfer melanosom dari melanosit ke keratinosit. Sederhananya, vitamin B3 akan menjaga rona kulit kita tetap cerah, dan tidak kusam.

Sementara itu, vitamin E adalah antioksidan yang bisa melindungi dan memperbaiki kulit kita. antioksidan adalah agen yang bisa menetralisir radikal bebas yang berpotensi mengakibatkan kerutan, garis-garis halus, kulit kering. Sebuah studi juga menunjukkan bahwa dalam penggunaan jangka panjang vitamin E dapat menguragi efek terbakar pada kulit yang disebabkan oleh radiasi UVB.

Bagaimana? Apakah masih ada pertanyaan? Rasanya yogurt dan vitamin B3 & E ini menjadi pelengkap sempurna PA+ dan SPF 15 dalam menjaga kesehatan dan kecerahan kulit kita, bukan? PA+ dan SPF 15 menjaga dari luar sementara yogurt dan vitamin B3 & E bekerja dari dalam. Eittt…sabar dulu. Berikut ini sedikit info tentang kemasan dan fitur lain dari Marina UV White Extra SPF 15.

Kemasan dan Fitur Lain dari Marina UV White Extra SPF 15

Dokumen pribadi

Dokumen pribadi

Kemasan

Marina UV White Extra SPF 15 dikemas dalam botol plastik warna putih dengan tutup atas sedikit metalik. Warna kemasan botol ini sangat pas karena bisa merefleksikan fungsinya yaitu UV white. Sementara itu, ditengah-tengah botol terdapat logo dan berbagai gambar serta tulisan akan yang akan mempermudah konsumen untuk menemukannya di rak-rak toko.

Aroma

Yang satu ini menjadi unsur yang cukup penting pada body lotion. Aroma yang harum dan segar akan membut pemakaian semakin nyaman. Rupanya, unsur ini tidak ditinggalkan oleh Marina. Produk Marina UV White Extra SPF 15 memiliki aroma harum semerbak bahkan hanya ketika penutupnya dibuka. Aroma harum ini juga bisa bertahan untuk waktu yang cukup lama, setidaknya sampai kita mengoleskan lagi Marina UV White Extra SPF 15 ke tubuh kita.

Tekstur Lotion

Inipun tidak kalah penting. Lotion yang nyaman adalah yang teksturnya lembut di kulit dan tidak lengket. Nah..sahabat marina akan bisa menemukannya di Marina UV White Extra SPF 15 ini. Tekstur lotionnya cukup lembut, dan tidak lengket di kulit, sehingga semakin nyaman untuk dipakai.

Wah..rasanya kalau seperti ini, sempurna sudah Marina UV White Extra SPF 15 melindungi kulit kita. Selain memiliki kandungan yang yang menjamin keamanan kulit kita, produk ini juga dibekali fitur-fitur lain yang semakin membuat kita nyaman menggunakannya.

Sedikit Tips Pemakaian Marina UV White Extra SPF 15

Dokumen Pribadi

Dokumen Pribadi

  1. Usapkan ke seluruh tubuh terutama setelah mandi atau setiap saat diperlukan.
  2. Jika sahabat akan keluar dan berpotensi terpapar sinar matahari, usahakan untuk seminimal mungkin terpapar langsung dengan sinar matahari. Sahabat bisa memakai, jaket, topi, atau kaca mata.
  3. Usapkan setiap setelah 2 jam, agar mendapatkan perlindungan yang lebih maksimal, terutama setelah aktifitas luar yang sangat berat bagi kulit sahabat.
  4. sediakan Marina UV White Extra SPF 15 dalam tas anda ketika sahabat keluar sehingga bisa digunakan kapanpun sahabat membutuhkannya.
  5. Gunakan secara teratur untuk hasil yang maksimal.

Bagaimana sahabat Marina, siap merasakan kulit cantik menawan dari Marina UV White Extra SPF 15?

Untuk terus mengikuti tips dan cara merawat kulit, yuk follow @SahabatMarina dan menjadi fanpage SahabatMarina

Tulisan ini diikutsertakan pada lomba blog sahabat Marina`

********

Sumber:

http://dunianyasari.blogspot.com/2012/05/kenali-kulit-kita.html

http://www.webmd.com/beauty/skin/how-to-wreck-your-skin?page=1

http://spicaku.blogspot.com/2012/02/faktor-penyebab-kerusakan-kulit.html

http://www.skincancer.org/prevention/uva-and-uvb/understanding-uva-and-uvb

http://www.ccohs.ca/oshanswers/diseases/skin_cancer.html

http://www.uvawareness.com/uv-index/uv-index.php?location=Indonesia

http://www.stylecraze.com/articles/10-amazing-beauty-benefits-of-yogurt-for-skin-and-hair/

http://health.howstuffworks.com/skin-care/information/nutrition/vitamin-e-benefit-skin.htm

www.asianspaproduct.com/articles/benefits-of-vitaminb3-for-skin-care

http://female.kompas.com/read/2011/01/27/07075655/SPF.Bukan.untuk.Masyarakat.di.Daerah.Tropis

7 thoughts on “Marina UV White Extra SPF 15, Rahasia Kulit Cantik Di Bawah Terik Matahari

  1. I love your weblog.. extremely nice colors & theme. Did you make this internet site yourself or did you hire someone to do it for you? Plz answer back as I’m looking to design my own blog and would like to understand where u got this from. thanks

  2. I had been curious about in the event you ever believed of replacing the style of your weblog? Its nicely written; I really like what you have received to state. But maybe you can add a a bit more in the way of written content so individuals might connect to it much better. You have got an excellent deal of text for only getting 1 or two photographs. Maybe you can space it out better?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s