Bagaimana Memotivasi Anak untuk Belajar?

anak belajarTak sedikit orangtua yang mengeluh, kenapa nilai anak-anak mereka rendah, padahal mereka termasuk akan yang cerdas dan rajin. Nilai rendah tidak hanya dipicu oleh ketidak mampuan anak dalam menyerap setiap proses pembelajaran yang dijalani. Masih banyak faktor lain yang memicunya, termasuk motivasi belajar.

Nilai yang rendah selalu menjadi masalah saat anak-anak kita menunjukkan nilai-nilai harian sekolah mereka pada kita. Meski pada dasarnya mereka cerdas dan bisa menikmati setiap proses pembelajaran di sekolah, melihat paparan nilai yang hanya setingkat nilai rata-rata atau dibawah rata-rata akan menjadi hal yang membuat frustasi. Memotivasi anak untuk belajar tidaklah selalu mudah. Namun, hal itu bisa membantu mereka untuk mendapatkan nilai yang seharusnya bisa mereka raih dan menjadikan mereka sukses dalam menempuh proses pendidikan baik di bangku sekolah atau di bangku kuliah.

1. Berikan tantangan baru. Mengacu pada National Association of School Psychologists, Jika anak-anak tahu mereka mampu mengerjakan hal-hal baru, meski pada dasarnya mereka menganggap tak bisa, dapat memicu tumbuhnya motivasi pada anak-anak kita untuk mengerjakan bidang-bidang lain dengan baik serta menyadarkan mereka akan kemampuan yang mereka punya. Misalnya, tantang mereka untuk membaca buku yang lebih tebal ketimbang yang biasa mereka baca.

2. Rayakan kesuksesan mereka. Jika anak-anak kita pulang sekolah dengan membawa nilai yang bagus, kita harus merayakan kesuksesan tersebut. Beri pujian  pada usaha kerasnya. Perasaan senang ini akan memberi motivasi anak-anak kita untuk terus berusaha dengan sama kerasnya di waktu-waktu yang akan datang, sebagaimana diungkapkan oleh Scholastic.

3. Eksplorasi mata pelajar yang diminati anak-anak kita. Saat proses pembelajaran itu tidak melulu seperti yang terjadi di ruang kelas, anak-anak kita akan termotivasi dan memiliki minat untuk mendapatkan dan mempelajari pengetahuan dan hal-hal baru. Jika mereka suka binatang, misalnya, kita bisa membaca buku tentang binatang dan jalan-jalan ke kebun binatang bersama-sama. Jika ternyata yang mereka sukai adalah kucing, berikan ia pelajaran tentang kucing sehingga mereka tahu bagaimana merawatnya.

4. Berikan imbalan. Pasti, kita tidak ingin anak-anak kita terbiasa meminta uang, boneka, atau hadiah sejenis saat mereka bisa mengerjakan tugas sekolah mereka dengan baik. Namun, hadiah yang sesekali diberikan dapat memotivasi mereka untuk melakukan tugas-tugas tersebut. The National Association of School Psychologists menyarankan pemberian hadiah untuk kerja keras dan kontinuitas yang dilakukan anak-anak kita, bukan untuk nilai bagus yang mereka raih.

5. Bangun hubungan positif dengan anak-anak. Hal ini akan membuat mereka selalu merasa bahwa kita selalu ada di samping mereka dan siap untuk membantu, selain juga dapat mencegah timbulnya perasaaan bahwa rasa sayang dan hadiah yang kita berikan terkait dengan prestasi mereka di sekolah. Hindari adanya hukuman, bentakan, atau hal sejenis yang membuat mereka sedih saat mereka enggan belajar. Sebaliknya, kita harus terus membangun komunikasi terbuka dan menawarkan bantuan saat mereka membutuhkannya, sebagaimana yang disarankan oleh website the Empowering Parents.

6. Tunjukkan sikap antusiasme saat kita memperlajari hal yang baru. Scholastic mengatakan bahwa melihat kita tertarik ketika kita belajar akan memberi pengaruh pada anak kita. Jelaskan bagaimana kita menemukan informasi baru dan tunjukkan anak-anak kita juga bisa melakukan hal yang sama. Cari informasi melalui internet, pinjam buku-buku di perpustakaan atau ajukan pertanyaan di depan anak-anak kita agar mereka tahu sebarapa senang kita mencari dan menemukan informasi baru.

Kesuksesan proses belajar seorang anak tergantung bagaimana peran orangtuanya. Semakin peduli kita, anak-anak kita akan semakin menikmati proses belajarnya dan tentunya akan semakin sukses. Begitu pun sebaliknya. Saat kita berlaku cuek dan tak peduli, anak-anak kita pun akan memperlihatkan hal yang sama dalam proses belajar mereka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s